Dosen Fakultas Pascasarjana Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG), Irnin Agustina Dwi Astuti, M.Pd, baru-baru ini mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) internal program penelitian pendanaan dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderal Riset, Teknologi, dan Pengembangan Pendidikan (Risbang) Kemendikbudristek tahun 2025.
Dalam monev tersebut, Irnin Agustina Dwi Astuti mempresentasikan penelitian fundamental yang sedang dilaksanakan dengan judul “Analisis Physics Problem Solving Melalui Pembelajaran Ethno-Collaborative Learning Pada Budaya Lokal Daerah Tanjung Pandan Terintegrasi Gamified Mobile Learning”. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pembelajaran fisika dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan elemen-elemen budaya lokal Tanjung Pandan serta pemanfaatan teknologi gamified mobile learning untuk mendukung solusi masalah fisika melalui pendekatan kolaboratif yang berbasis etnosains.
Pada kesempatan tersebut, Irnin Agustina memaparkan metodologi yang digunakan dalam penelitian ini, serta langkah-langkah implementasi yang menggabungkan pembelajaran berbasis budaya lokal dengan teknologi digital yang relevan. Penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan fisika yang lebih kontekstual dan bermakna, tetapi juga memperkenalkan pendekatan baru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam kurikulum pembelajaran yang berbasis teknologi.
Dosen Fakultas Pascasarjana ini menjelaskan bahwa penelitian ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan di Indonesia, khususnya dalam pengembangan solusi pendidikan yang mengakomodasi keberagaman budaya serta kemajuan teknologi. Irnin berharap bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif di masa depan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Tanjung Pandan dan sekitarnya.