Jakarta, 1 November 2025 – Program Studi Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Fakultas Pascasarjana Universitas Indraprasta PGRI menggelar diskusi panel yang menghadirkan dua pemateri di bidangnya, yaitu Dr. Hasbullah dan Dr. Andri Suryana, pada hari Sabtu, 1 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan wawasan baru terkait strategi pembelajaran matematika dan pentingnya pengintegrasian budaya dalam pembelajaran matematika.
Acara dimulai dengan sambutan dan pembukaan oleh Dr. Akhmad Sefudin, S.E., M.M., selaku Kepala Lembaga Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI. Dalam sambutannya, Dr. Akhmad menekankan pentingnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam dunia pendidikan. dan mengharapkan fakultas pascasarjana untuk terus mengembangkan riset melalui program Hibah kementrian.
Dr. Hasbullah, pemateri pertama, menyampaikan materi yang mengulas “Strategi Pembelajaran Matematika Berbasis Taksonomi Bloom”. Dalam paparan tersebut, beliau menjelaskan tentang bagaimana taksonomi Bloom dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan perkembangan kognitif siswa. Strategi ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan berpikir yang lebih tinggi dan mendorong mereka untuk berpikir kritis.
Sementara itu, Dr. Andri Suryana memberikan wawasan mendalam tentang “Etnomatematika pada Nada Bahasa Tonal”. Dalam presentasinya, beliau memaparkan tentang penerapan etnomatematika yang mengintegrasikan konsep-konsep matematika dengan budaya lokal, khususnya melalui bahasa tonal. Beliau menyoroti bagaimana bahasa yang menggunakan nada, seperti Bahasa Thai, Mandarin, dan Vietnam, dapat menjadi objek pembelajaran matematika yang efektif untuk memahami konsep-konsep seperti fungsi, geometri, dan trigonometri, melalui pendekatan budaya yang lebih kontekstual dan mudah dipahami oleh siswa.
Diskusi panel ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan akademik, karena mampu membuka wawasan baru tentang pentingnya mengaitkan pembelajaran matematika dengan konteks budaya lokal, serta memberikan solusi untuk tantangan-tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam mengembangkan kemampuan matematika siswa. Kegiatan ini juga memperlihatkan komitmen Fakultas Pascasarjana Universitas Indraprasta PGRI dalam terus mendukung riset dan inovasi dalam bidang pendidikan.